<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="87">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MEWUJUDKAN PERSAUDARAAN DAN BELA RASA DENGAN PENYANDANG DISABILITAS MENURUT PAUS FRANSISKUS]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Silvia Dian Diani Zebua</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Alexius Poto Obe, M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Alexius Poto Obe, M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Gizakiama Hulu, M.Ag</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Evimawati Harefa, M.Ag</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Gunung Sitoli]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala Gunungsitoli Keuskupan Sibolga]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Master's Thesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala Gunungsitoli Keuskupan Sibolga]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Manusia pada dasarkan diciptakan secitra dengan Allah. Manusia juga diciptakan sebagai makhluk sosial. Dalam keberadaannya, manusia tidak bisa hidup tanpa ada orang lain. Maka dari itu manusia perlu membangun yang namanya relasi. Relasi yang harus dibangun manusia dengan sesamanya adalah relasi persaudaraan yang bersifat universal dan tidak terikat pada suku, bahasa, agama, golongan sosial atau aspek-aspek yang lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari kata saudara dan saudari sering kali kita dengar atau kita jumpai dalam ungkapan, surat-surat, pidato, slogan-slogan dan merupakan kata yang akrab bagi semua orang. Terkadang saking biasa dan akrabnya kata tersebut kita dengar atau kita jumpai, kita menjadi kurang mendalami arti di balik kata “saudara” atau “saudari” tersebut. Secara harafiah kata saudara berarti hubungan antara orang-orang yang mempunyai pertalian darah, seibu, sebapa. Kemudian arti kata saudara berkembang tidak lagi hanya menunjukkan atau menggambarkan relasi atas dasar pertalian darah tetapi digunakan juga untuk menunjukkan suatu relasi antara ciptaan yang didasarkan pada asal yang sama yaitu sang Pencipta, Allah sendiri. Persaudaraan ini didasarkan pada kasih akan Allah dan sesama. 
	Namun, pada saat ini perjuangan dan usaha untuk mewujudkan persaudaraan itu bukanlah hal yang gampang. Di tengah kehidupan di mana banyak orang lebih mementingkan diri sendiri dan tidak memperhatikan kehidupan orang lain, apalagi mereka yang sakit, lemah, terbatas seperti para penyandang disabilitas, rasanya sulit mewujudkan persaudaraan. Namun bukan berarti bahwa persaudaraan itu tidak bisa diwujudkan, tetapi hal di atas adalah suatu tantangan yang harus dihadapi oleh umat beriman yang mewartakan cinta kasih melalui persaudaraan. Kasih persaudaraan yang bersumber dari Allah harus disebarkan kepada sesama yang membutuhkan belas kasihan dan pertolongan yang dimulai dengan perhatian kecil, yakni dengan menunjukkan sikap bela rasa.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Penyandang Disabilitas]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Persaudaraan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[273011]]></ministry><studentID><![CDATA[018004097]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220812]]></identifier><departementID><![CDATA[Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository STP Dian Mandala Nias]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10" url="" path="/SILVIA DIAN ZEBUA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MEWUJUDKAN PERSAUDARAAN DAN BELA RASA DENGAN PENYANDANG DISABILITAS MENURUT PAUS FRANSISKUS]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover-Silvia_Dian_Diani_Zebua.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[87]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-26 10:37:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-26 10:37:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>